My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Pemerintah Susun Grand Design Kebutuhan Tenaga Kerja
9 Nov 2018

Pemerintah Susun Grand Design Kebutuhan Tenaga Kerja


JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah menyusun kerangka perencanaan yang juga berisikan pemetaan kebutuhan tenaga kerja di Tanah Air, mulai dari jumlah hingga sektor apa saja yang dibutuhkan. Langkah ini dilakukan untuk dapat mempermudah Pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan kisi-kisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 tersebut dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Pengurangan Pengangguran", bertempat di Ruang Benny S Muljana, Gedung Saleh Alif, Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

"Kita sedang susun kerangka teknokratis RPJMN 2020-2024, di situ ada tingkat kebutuhan SDM-nya, bukan hanya sektornya saja, tapi di level mana kita di sektor tersebut. Misal di pariwisata, apakah kita sudah bisa menyediakan semuanya atau masih perlu pendidikan dan pelatihan. Semua ada di RPJMN," ungkapnya.

Sementara itu, Menaker Hanif Dhakiri, yang juga hadir sebagai narasumber dalam FMB 9, telah memproyeksikan pekerjaan apa saja yang akan naik atau turun kebutuhan SDM-nya hingga tahun 2025.

Selama tahun 2017-2020, sebutnya, pekerjaan yang akan naik antara lain trainer, perawat, manajer keuangan, pengacara, agen penjualan, analis, terapis fisiologis, penasihat keuangan, SDM, perawat, dokter, programmer, dan layanan berita reguler.

Sementara pekerjaan yang turun antara lain manajer administrasi, mekanik, tukang cetak, pengantar surat, supir, petugas ekspedisi, pekerja pabrik, operator mesin jahit, perangkat komunikasi, dan radio.

"Kemudian selama tahun 2021 sampai 2025, pekerjaan yang akan naik antara lain pemeliharaan dan instalasi, mediasi, medis, analis data, manajer sistem informasi, konselor vokasi, dan analis dampak lingkungan," imbuhnya.

Sedangkan pekerjaan yang turun, lanjut Menaker, antara lain resepsionis, tukang kayu, desain tiga dimensi, pengolah semikonduktor, teller bank, travel agents, juru masak fast-food, dan operator mesin.

Sebagai informasi, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2018, jumlah penciptaan lapangan kerja untuk tahun ini sampai dengan Agustus adalah sebesar 2,99 juta. Jumlah tersebut telah melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 dan RPJMN 2015-2019.

Sementara jumlah penciptaan lapangan kerja pada 2016 adalah sebesar 3,59 juta dan pada 2017 sebesar 2,61 juta. Sehingga dalam lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan kesempatan kerja adalah sebesar 1,99 persen.

Dari target penciptaan kesempatan kerja pada tahun 2015-2019 sebesar 10 juta orang, hingga 2018 Pemerintah sudah dapat menciptakan 9,38 juta kesempatan kerja. Di samping itu, secara absolut jumlah pengangguran juga turun sebesar 40 ribu orang, sehingga Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) telah berhasil diturunkan menjadi 5,34 persen tahun ini.***

Pemberdayaan Ekonomi
DATA BERITA TERPOPULER
Menjelang Pulang, Jokowi Bicara Infrastruktur di Forum APEC
PORT MORESBY - Hari terakhir Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC...
19 Nov 2018
Momen Romantis Jokowi dan Iriana di Gala Dinner APEC 2018
PORT MORESBY - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo santap malam bersama pa...
19 Nov 2018
Di Port Moresby, Jokowi Tegaskan Pentingnya Bersikap Inklusif pada Era Digital
PORT MORESBY - Presiden Joko Widodo berbicara di depan para kepala negara dari berbagai kawasan di P...
19 Nov 2018
Presiden Jokowi Bahas Pembangunan Era Digital Saat Pertemuan APEC
PORT MORESBY - Seabrek kegiatan menunggu Presiden Joko Widodo sepanjang kunjungannya ke KTT APEC di ...
19 Nov 2018
Rekaman Hari Terakhir Presiden Jokowi di Port Moresby
PORT MORESBY - Tiga agenda telah menanti pada hari kedua kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Pap...
19 Nov 2018
Mengintip Kegiatan Hari Pertama Presiden Jokowi di KTT APEC 2018
PORT MORESBY - Selepas melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Kepulauan Solomon R...
17 Nov 2018
Presiden Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Kepulauan Solomon
PORT MORESBY - Indonesia dan Kepulauan Solomon adalah dua negara yang memiliki beberapa kesamaan. Ke...
17 Nov 2018
Presiden Jokowi Tiba di Papua Nugini untuk Hadiri KTT APEC
PORT MORESBY - Udara cerah di Bandar Udara Internasional Jackson, Port Moresby, Papua Nugini menyamb...
17 Nov 2018
Turut Andil Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Kementerian BUMN Unjuk Terobosan Baru
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperlihatkan gagasan baru untuk turut berper...
17 Nov 2018
Dorong Nilai Investasi, Kemenko Perekonomian Siapkan Gebrakan Baru
JAKARTA - “Dalam rangka lebih mendorong peningkatan nilai investasi di Indonesia, pemerintah m...
17 Nov 2018