My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Jokowi Jajal Motor Listrik Gesits di Istana: Ingin Jadi Pembeli Pertama
7 Nov 2018

Jokowi Jajal Motor Listrik Gesits di Istana: Ingin Jadi Pembeli Pertama


JAKARTA - Presiden Joko Widodo beraudiensi dengan tim gabungan yang mempersiapkan sepeda motor listrik Gesits, Rabu pagi, (7/11/2018).

Dalam audiensi ini juga dihadiri Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsyah Suryadi, Direktur PT. Gesits Technology Indonesia Zaki Nahdi Saleh.

Selain itu juga terlihat ada para pimpinan BUMN yang terlibat dalam produksi motor listrik tersebut, yakni Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyana dan Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin.

Dalam audiensi tersebut Presiden membicarakan persiapan produksi massal sepeda motor listrik Gesits yang merupakan karya anak bangsa. Rencananya, produk tersebut akan segera memasuki tahap produksi dan termasuk salah satu prinsipal Indonesia pertama yang masuk ke pasar sepeda motor listrik Tanah Air.

Setelah audiensi yang dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Joko Widodo sempat menjajal sepeda motor listrik Gesits di sekitar halaman Istana. Saat itu, Kepala Negara yang mengenakan helm hitam tampak mengendarai Gesits berwarna merah.

"Tadi saya coba enggak ada suara knalpotnya. Saya senangnya yang greng, greng, greng . Tadi enggak ada (suara) jadi agak bingung menyesuaikan. Halus sekali. Ini sangat ramah lingkungan," kata Presiden.

Presiden mengatakan, dalam audiensi tersebut dibicarakan soal rencana produksi massal Gesits dalam waktu dekat. Rencananya, dalam satu bulan, sepeda motor listrik tersebut akan diproduksi sebanyak 60.000 unit dalam satu tahun atau 5.000 unit setiap bulan dan tergantung permintaan pasar. 

Sebelumnya, Gesits juga telah melalui sejumlah uji coba dan pengembangan sejak 2015 silam.

"Ini adalah brand dan prinsipal 100 persen Indonesia untuk sepeda motor listrik. Sudah diuji coba dari Jakarta ke Bali enggak ada masalah," tuturnya.

Dirinya melanjutkan, apabila sepeda motor listrik Gesits ini meluncur ke pasaran, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan. 

Presiden meyakini apabila harga yang ditawarkan cukup kompetitif dan memiliki keunggulan tersendiri dibanding sepeda motor konvensional, sepeda motor listrik ini akan diterima oleh pasar.

"Brand dan prinsipal Indonesia bisa mendahului pertama di pasaran. Ini sangat bagus. Tadi saya sudah diberi tahu harganya kompetitif," ujarnya.

Menurut informasi yang disampaikan kepada Presiden, Gesits ditenagai oleh baterai lithium ion dan dapat menempuh jarak sejauh kurang lebih 70 kilometer untuk satu kali pengisian baterai dengan lama pengisian kurang lebih 3 jam.

"Saya kemarin lihat di pameran motor 8 jam (pengisian). Ini saya kaget bisa 3 jam untuk 70 kilometer," ucapnya.

Untuk diketahui, komponen baterai tersebut merupakan satu-satunya komponen motor yang masih harus diimpor oleh pihak Gesits. Ke depannya, komponen tersebut diharapkan juga akan diproduksi di dalam negeri.

"Yang paling krusial ini produksi baterai lithium-nya. Padahal kita raw materialnya ada," ujar Presiden.

Pemerintah sendiri akan terus mendorong pengembangan produk-produk otomotif dalam negeri. Pemerintah salah satunya akan memberikan bantuan bagi percepatan uji coba, uji kelaikan, dan perizinan yang dibutuhkan.

"Ini nanti kalau sudah diproduksi saya jadi pembeli pertama," tandasnya.***

Joko Widodo
DATA BERITA TERPOPULER
Menjelang Pulang, Jokowi Bicara Infrastruktur di Forum APEC
PORT MORESBY - Hari terakhir Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC...
19 Nov 2018
Momen Romantis Jokowi dan Iriana di Gala Dinner APEC 2018
PORT MORESBY - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo santap malam bersama pa...
19 Nov 2018
Di Port Moresby, Jokowi Tegaskan Pentingnya Bersikap Inklusif pada Era Digital
PORT MORESBY - Presiden Joko Widodo berbicara di depan para kepala negara dari berbagai kawasan di P...
19 Nov 2018
Presiden Jokowi Bahas Pembangunan Era Digital Saat Pertemuan APEC
PORT MORESBY - Seabrek kegiatan menunggu Presiden Joko Widodo sepanjang kunjungannya ke KTT APEC di ...
19 Nov 2018
Rekaman Hari Terakhir Presiden Jokowi di Port Moresby
PORT MORESBY - Tiga agenda telah menanti pada hari kedua kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Pap...
19 Nov 2018
Mengintip Kegiatan Hari Pertama Presiden Jokowi di KTT APEC 2018
PORT MORESBY - Selepas melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Kepulauan Solomon R...
17 Nov 2018
Presiden Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Kepulauan Solomon
PORT MORESBY - Indonesia dan Kepulauan Solomon adalah dua negara yang memiliki beberapa kesamaan. Ke...
17 Nov 2018
Presiden Jokowi Tiba di Papua Nugini untuk Hadiri KTT APEC
PORT MORESBY - Udara cerah di Bandar Udara Internasional Jackson, Port Moresby, Papua Nugini menyamb...
17 Nov 2018
Turut Andil Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Kementerian BUMN Unjuk Terobosan Baru
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperlihatkan gagasan baru untuk turut berper...
17 Nov 2018
Dorong Nilai Investasi, Kemenko Perekonomian Siapkan Gebrakan Baru
JAKARTA - “Dalam rangka lebih mendorong peningkatan nilai investasi di Indonesia, pemerintah m...
17 Nov 2018