My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Menteri Darmin Beri Pengakuan, Realisasi KUR Kian Membaik
7 Des 2018

Menteri Darmin Beri Pengakuan, Realisasi KUR Kian Membaik
“Dulu KUR itu bunganya mahal sehingga tidak terjangkau masyarakat. Realisasinya pun hanya di bawah 10 triliun dalam setahun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

WONOGIRI -  Ada perjalanan panjang di dunia kredit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas. Ini juga yang menjadi perhatian Darmin Nasution yang kini merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Tak ayal saat berkunjung ke Wonogiri untuk meluncurkan KUR khusus peternakan rakyat, Kamis (6/12), menteri asal Sumatra Utara tersebut membeberkan banyak hal.

Menurut Menteri Darmin, pada awal diluncurkan pada tahun 2007-2014, Kredit Usaha Rakyat (KUR) diberikan dengan skema Iuran Jasa Penjaminan (IJP) dan suku bunga relatif tinggi yaitu sebesar 24% untuk KUR Mikro dan 13% untuk KUR Ritel.

Lalu pada 2015 diubah menjadi skema subdisi bunga dengan suku bunga 12%. Selanjutnya sejak 1 Januari 2018, suku bunga tersebut diturunkan pada titik terendah sebesar 7%.

“Dulu KUR itu bunganya mahal sehingga tidak terjangkau masyarakat. Realisasinya pun hanya di bawah 10 triliun dalam setahun,” ujar Menko Darmin.

Sementara akumulasi pemberian KUR dengan sistem subsidi bunga sejak tahun 2015 sampai dengan 31 Oktober 2018 telah mencapai Rp317 triliun dengan baki debet sebesar Rp132 triliun. Penyalurannya adalah kepada 13,3 juta debitur dengan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di level 1,24%.

“Sejak tahun 2015, kami pun terus mempelajari realisasinya. Ternyata sebagian besar digunakan oleh sektor perdagangan. Wah, kita juga ingin KUR bisa menyasar sektor produksi. Kegiatan jasa juga termasuk, misal ibu-ibu mau membuka salon kecantikan, itu harusnya bisa menggunakan KUR,” terang Menko Darmin.

Pemerintah juga akan terus berupaya membangun infrastruktur, mendorong sistem klaster, mengupayakan pasca panen yang baik dari sisi gudang dan pengering, hingga urusan logistik.

Mengamini Menko Darmin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menegaskan perlunya akses modal dan pendampingan. “Jika akses modal sudah mudah, kucuran dana juga ada, pendampingan sudah siap, tinggal masyarakat yang mau terus berlatih agar makin terampil. Maju, makmur, dan sejahtera itu kuncinya cuma satu, yaitu Mau. Kalau mau, pasti bisa,” tutur Ganjar.

Apalagi, tambah Ganjar, khusus Wonogiri ini punya Badan Usaha Milik Petani (BUMP) yang mendapat pengakuan internasional serta tersedianya hijauan yang melimpah dan murah karena adanya Waduk Gajah Mungkur.

“Selain itu juga ada dukungan dari teman-teman santri. Para santri di sini ngajinya oke, usaha juga harus bisa, sehingga menjadi santri-santri yang mandiri. Kita akan dorong terus agar masyarakat makin berdaya,” kata Ganjar.

Sebagai rangkaian acara dari peluncuran KUR khusus peternakan rakyat ini, ada pula acara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hadir Untuk Negeri, Pemberdayaan Ekonomi Santri, dan Tabligh Akbar Kebangsaan di Provinsi Jawa Tengah.***

Darmin Nasution
Kebijakan Ekonomi
Keuangan
Pembangunan Desa
Pemberdayaan Ekonomi
DATA BERITA TERPOPULER
Pemerintah Luncurkan Dua Program Hibah Pemeliharaan Jalan Daerah
JAKARTA - Pemerintah meluncurkan dua program untuk meningkatkan kinerja dan pemeliharaan jalan daera...
15 Des 2018
Karantina Pertanian Gandeng TNI-POLRI Awasi Zona Rawan Penyelundupan
RIAU - Pesisir Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Perbatasan merupakan zona rawan pen...
15 Des 2018
Dapat Kunjungan Presiden Jokowi, Plt Gubernur Aceh Ungkap Manfaat Dana Desa di Serambi Mekkah
BANDA ACEH - Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Aceh, Jumat (14/12) mendapatkan sambutan meriah dari...
15 Des 2018
Di Aceh, Presiden Jokowi Harap Dana Desa Bermanfaat untuk Gampong
BANDA ACEH - Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Jumat (14/12), Presiden Republik Indonesia Joko...
15 Des 2018
Saat Mantan GAM Kagumi Hasil Kerja Presiden Jokowi
BANDA ACEH - Saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Banda Aceh dan Aceh Besar, banyak pejabat kabupa...
15 Des 2018
Saat Resmikan Tol di Aceh, Jokowi: Dulu Banyak yang Tidak Percaya, Sekarang Kita Buktikan Bisa
BANDA ACEH - Saat meresmikan proyek pembangunan proyek pembangunan tol di Aceh, Jumat (14/12/2018), ...
15 Des 2018
Mentan Motivasi Mahasiswa, Kampus Bisa Jadi Penggerak Revolusi Pertanian Modern
MAKASSAR - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tiada henti memberikan motivasi kepada civ...
15 Des 2018
Pemerintah Salurkan KUR Khusus Pengering Padi
MALANG - Pemerintah memberikan kemudahan akses pembiayaan sekaligus mempercepat penyaluran Kredit Us...
15 Des 2018
Menperin Ungkap Target dan Peluang Menuju Masa Keemasan RI Tahun 2045
JAKARTA - Indonesia akan memasuki masa keemasan pada tahun 2045 dengan menjadi negara yang maju dan ...
14 Des 2018
Hadir ke Aceh, Presiden Jokowi Buka Tol Pertama Bumi Serambi Mekkah
BANDA ACEH - Menjelang sore hari, Jumat (14/12/2018) Presiden Joko Widodo berada di lokasi groundbre...
14 Des 2018