My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Darmin Nasution membeberkan di tengah persoalan ekonomi dunia, masih ada peluang baik seperti ekonomi digital yang justru meningkat pesat. | Indonesia Punya Peluang Besar Ekspor Mobil ke Australia | Saat berbicara usai membuka The 6th ASEAN OSHNET Conference atau Konferensi ASEAN OSHNET Keenam, Kamis (28/3/2019), Hanif menggarisbawahi bahwa  di era pemerintahan Joko Widodo, telah tercipta 10.540.000 lapangan pekerjaan. | Demi memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi agar lebih maksimal, wajar bagi sebuah negara menarik utang dari dalam maupun luar negeri, kata Faisal Basri dalam orasi kebudayaan kampanye ekonomi 2019 di Soehana Hall, Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019 |

Menteri Darmin Beri Pengakuan, Realisasi KUR Kian Membaik
7 Des 2018

Menteri Darmin Beri Pengakuan, Realisasi KUR Kian Membaik
“Dulu KUR itu bunganya mahal sehingga tidak terjangkau masyarakat. Realisasinya pun hanya di bawah 10 triliun dalam setahun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

WONOGIRI -  Ada perjalanan panjang di dunia kredit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas. Ini juga yang menjadi perhatian Darmin Nasution yang kini merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Tak ayal saat berkunjung ke Wonogiri untuk meluncurkan KUR khusus peternakan rakyat, Kamis (6/12), menteri asal Sumatra Utara tersebut membeberkan banyak hal.

Menurut Menteri Darmin, pada awal diluncurkan pada tahun 2007-2014, Kredit Usaha Rakyat (KUR) diberikan dengan skema Iuran Jasa Penjaminan (IJP) dan suku bunga relatif tinggi yaitu sebesar 24% untuk KUR Mikro dan 13% untuk KUR Ritel.

Lalu pada 2015 diubah menjadi skema subdisi bunga dengan suku bunga 12%. Selanjutnya sejak 1 Januari 2018, suku bunga tersebut diturunkan pada titik terendah sebesar 7%.

“Dulu KUR itu bunganya mahal sehingga tidak terjangkau masyarakat. Realisasinya pun hanya di bawah 10 triliun dalam setahun,” ujar Menko Darmin.

Sementara akumulasi pemberian KUR dengan sistem subsidi bunga sejak tahun 2015 sampai dengan 31 Oktober 2018 telah mencapai Rp317 triliun dengan baki debet sebesar Rp132 triliun. Penyalurannya adalah kepada 13,3 juta debitur dengan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di level 1,24%.

“Sejak tahun 2015, kami pun terus mempelajari realisasinya. Ternyata sebagian besar digunakan oleh sektor perdagangan. Wah, kita juga ingin KUR bisa menyasar sektor produksi. Kegiatan jasa juga termasuk, misal ibu-ibu mau membuka salon kecantikan, itu harusnya bisa menggunakan KUR,” terang Menko Darmin.

Pemerintah juga akan terus berupaya membangun infrastruktur, mendorong sistem klaster, mengupayakan pasca panen yang baik dari sisi gudang dan pengering, hingga urusan logistik.

Mengamini Menko Darmin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menegaskan perlunya akses modal dan pendampingan. “Jika akses modal sudah mudah, kucuran dana juga ada, pendampingan sudah siap, tinggal masyarakat yang mau terus berlatih agar makin terampil. Maju, makmur, dan sejahtera itu kuncinya cuma satu, yaitu Mau. Kalau mau, pasti bisa,” tutur Ganjar.

Apalagi, tambah Ganjar, khusus Wonogiri ini punya Badan Usaha Milik Petani (BUMP) yang mendapat pengakuan internasional serta tersedianya hijauan yang melimpah dan murah karena adanya Waduk Gajah Mungkur.

“Selain itu juga ada dukungan dari teman-teman santri. Para santri di sini ngajinya oke, usaha juga harus bisa, sehingga menjadi santri-santri yang mandiri. Kita akan dorong terus agar masyarakat makin berdaya,” kata Ganjar.

Sebagai rangkaian acara dari peluncuran KUR khusus peternakan rakyat ini, ada pula acara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hadir Untuk Negeri, Pemberdayaan Ekonomi Santri, dan Tabligh Akbar Kebangsaan di Provinsi Jawa Tengah.***

Darmin Nasution
Kebijakan Ekonomi
Keuangan
Pembangunan Desa
Pemberdayaan Ekonomi
DATA BERITA TERPOPULER
Jalan Teraspal 85 KM di Perbatasan RI-Timor Leste, PUPR Targetkan sampai 131 KM
KUWERA | Jakarta - Pemerintah masih terus melaksanakan pembangunan jalan perbatasan di kawasan terlu...
20 Mei 2019
Hemat Devisa Negara, Green Fuel Jadi Perhatian Serius Pemerintah
KUWERA.ID | Jakarta - Pemerintah memastikan sudah mengambil berbagai langkah untuk menekan defi...
20 Mei 2019
Produk Manufaktur Catat 74,77 Persen dari Total Ekspor RI
KUWERA.ID | Jakarta - Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terh...
20 Mei 2019
Usai Studi Kelayakan, LHK Keluarkan Izin 422 Ha untuk Bendungan
KUWERA.ID | Ambon - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, telah menerbitk...
20 Mei 2019
Generasi Milenial Topang Penerapan Ekonomi Digital
JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan kompetensi ...
18 Mei 2019
Garap 98 Proyek Strategis, Pertamina Alokasikan 27,4 Triliun
JAKARTA | KUWERA.ID - PT Pertamina (Persero) sudah mengalokasikan USD 1,9 miliar atau setara Rp 27,4...
18 Mei 2019
Prioritas Pemerintah, Kementerian PUPR Bangun Jalan Akses 17 KM di Mandalika
MANDALIKA | KUWERA.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)...
18 Mei 2019
Menko Darmin: Pemerintah Sudah Terapkan Strategi Genjot Ekspor
JAKARTA | KUWERA.ID - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Jumat (17/5/...
18 Mei 2019
Kembangkan UMKM, Kemenkop Gandeng 3 Perguruan Tinggi
JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng tiga perguruan tinggi untuk menyusun ...
17 Mei 2019
Soal Sistem Pengawasan, Kemenkop Siap Belajar dari Bank Dunia dan OJK
JAKARTA | KUWERA.ID - Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengakui ke...
17 Mei 2019