My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Darmin Nasution membeberkan di tengah persoalan ekonomi dunia, masih ada peluang baik seperti ekonomi digital yang justru meningkat pesat. | Indonesia Punya Peluang Besar Ekspor Mobil ke Australia | Saat berbicara usai membuka The 6th ASEAN OSHNET Conference atau Konferensi ASEAN OSHNET Keenam, Kamis (28/3/2019), Hanif menggarisbawahi bahwa  di era pemerintahan Joko Widodo, telah tercipta 10.540.000 lapangan pekerjaan. | Demi memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi agar lebih maksimal, wajar bagi sebuah negara menarik utang dari dalam maupun luar negeri, kata Faisal Basri dalam orasi kebudayaan kampanye ekonomi 2019 di Soehana Hall, Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019 |

Pemerintah Beri Kepastian Soal Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Selama Ramadan dan Lebaran 2019
14 Mei 2019

Pemerintah Beri Kepastian Soal Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Selama Ramadan dan Lebaran 2019
“Biasanya memang terjadi peningkatan konsumsi sekitar 10-20%, baik itu telur, daging, cabai dan hampir di semua komoditas pangan lainnya. Tapi, kami akan terus menjaga ketersediaan stok,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud dalam acara FMB9 bertajuk “Pengendalian Bahan Pangan”, Senin (13/5), di Jakarta.

JAKARTA | KUWERA.ID - Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pangan pokok selama bulan Ramadan hingga hari raya Idulfitri nanti. Keyakinan ini dilandaskan pada tingkat inflasi volatile food yang lebih terkendali. Bahkan dalam kurun dua tahun terakhir, perkembangan inflasi di bulan puasa dan hari raya idulfitri mengalami penurunan dan terjaga di level stabil.

Umumnya, kenaikan harga pada beberapa jenis komoditas pangan terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan akan komoditas tersebut.

“Biasanya memang terjadi peningkatan konsumsi sekitar 10-20%, baik itu telur, daging, cabai dan hampir di semua komoditas pangan lainnya. Tapi, kami akan terus menjaga ketersediaan stok,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud dalam acara FMB9 bertajuk “Pengendalian Bahan Pangan”, Senin (13/5), di Jakarta.

Mengenai terjaminnya ketersedian stok, Pemerintah bersama Bulog juga akan merancang pembangunan gudang-gudang di daerah yang surplus (misalnya beras). Demikian pula untuk daerah-daerah yang defisit, sehingga harga bisa dikendalikan di tingkat konsumen tanpa mengorbankan harga di tingkat produsen.

“Hal yang juga perlu diantisipasi betul adalah distribusi. Misalnya, ada sekitar 6-7 provinsi di Indonesia yang surplus beras. Itu harus dipikirkan soal gudang dan bagaimana mendistribusikan secara efisien ke daerah yang kekurangan,” terang Musdhalifah.

Produk olahan cabai dan bawang juga menjadi alternatif untuk menjaga dua komoditas ini bertahan dengan jangka waktu yang lebih panjang. “Misal dari cabai segar ke cabai bubuk atau bentuk olahan lainnya. Itu bisa menjadi rencana jangka panjang, karena musim hujan kita juga tidak menentu,” lanjut Musdhalifah.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menambahkan bahwa Pemerintah juga telah menambah luas tanam cabai, bawang merah, dan jagung pada 3-4 bulan sebelum hari H Ramadan tiba.

“Itu adalah salah salah satu bentuk antisipasi dari naiknya permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran. Studi kami menunjukkan bahwa biasanya ada kenaikanditigahari sebelum masuk Ramadan, seminggu kemudianturun, lalu seminggu sebelum Idulfitri akan naik lagi,” kata Agung.

Sementara mengenai daging, telur, dan komoditas lainnya, Musdhalifah meyakinkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, serta Satgas Pangan untuk memastikan kestabilan harga.

“Kami akan terus membangun komunikasi yang terbuka, menyempurnakan data dan membangun sistem yang lebih baik, agar kita bisa tahu betul di mana lokasi yang benar-benar surplus, dan hal penting lainnya” tegas Musdhalifah.

Senada dengan Deputi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih memastikan bahwa seluruh kebutuhan bahan pangan pokok di Ramadan dan Lebaran kali ini tersedia dengan baik.

“Kami sebarkan tim ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota untuk meninjau langsung ke pasar, ke gudang Bulog, dan juga ke distributor. Sepanjang stok cukup, tidak akan ada harga yang naik. Kami juga berkolaborasi dengan Satgas Pangan untuk memastikan distribusi berjalan dengan baik,” papar Karyanto Suprih.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar pun menyampaikan komitmen dan keyakinannya, bersama pemerintah pihaknya akan menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi harga. Pasokan sembilan bahan pokok yang diawasi oleh Bulog tercatat masih mencukupi. “Itu termasuk tiga tugas utama Bulog. Kami semua akan terus menjaga pangan, khususnya dalam Ramadan dan Lebaran ini,” pungkas Bachtiar.*** 

Kebijakan Ekonomi
DATA BERITA TERPOPULER
Jalan Teraspal 85 KM di Perbatasan RI-Timor Leste, PUPR Targetkan sampai 131 KM
KUWERA | Jakarta - Pemerintah masih terus melaksanakan pembangunan jalan perbatasan di kawasan terlu...
20 Mei 2019
Hemat Devisa Negara, Green Fuel Jadi Perhatian Serius Pemerintah
KUWERA.ID | Jakarta - Pemerintah memastikan sudah mengambil berbagai langkah untuk menekan defi...
20 Mei 2019
Produk Manufaktur Catat 74,77 Persen dari Total Ekspor RI
KUWERA.ID | Jakarta - Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terh...
20 Mei 2019
Usai Studi Kelayakan, LHK Keluarkan Izin 422 Ha untuk Bendungan
KUWERA.ID | Ambon - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, telah menerbitk...
20 Mei 2019
Generasi Milenial Topang Penerapan Ekonomi Digital
JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan kompetensi ...
18 Mei 2019
Garap 98 Proyek Strategis, Pertamina Alokasikan 27,4 Triliun
JAKARTA | KUWERA.ID - PT Pertamina (Persero) sudah mengalokasikan USD 1,9 miliar atau setara Rp 27,4...
18 Mei 2019
Prioritas Pemerintah, Kementerian PUPR Bangun Jalan Akses 17 KM di Mandalika
MANDALIKA | KUWERA.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)...
18 Mei 2019
Menko Darmin: Pemerintah Sudah Terapkan Strategi Genjot Ekspor
JAKARTA | KUWERA.ID - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Jumat (17/5/...
18 Mei 2019
Kembangkan UMKM, Kemenkop Gandeng 3 Perguruan Tinggi
JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng tiga perguruan tinggi untuk menyusun ...
17 Mei 2019
Soal Sistem Pengawasan, Kemenkop Siap Belajar dari Bank Dunia dan OJK
JAKARTA | KUWERA.ID - Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengakui ke...
17 Mei 2019