My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Menteri Hanif Ingatkan Praktisi SDM Soal Transformasi Ketenagakerjaan
8 Nov 2018

Menteri Hanif Ingatkan Praktisi SDM Soal Transformasi Ketenagakerjaan


JAKARTA - Praktisi manajemen sumber daya manusia (MSDM) didorong agar dapat memberi perhatian khusus terhadap masalah transformasi industri, transformasi pekerjaan dan transformasi skill. Pesan tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri. saat berbicara di Conference Chief of Human Resources Officer (CHRO), Selasa (6/11/2018). 

Menurut Hanif, ketiga transformasi di bidang ketenagakerjaan tersebut diyakini akan mempengaruhi seluruh pola hubungan di dalam bisnis/perusahaan di Indonesia. "Ini merupakan tantangan yang kita harus lalui dan selesaikan. Saya meyakini praktisi HR (human resources) termasuk orang-orang penting, harus terlibat dalam transformasi ," kata Menaker Hanif.

Lebih jauh, Hanif juga mengatakan, di era digitalisasi atau otomatisasi sekarang ini pola-pola hubungan kerja akan berubah, kepemilikan (perusahaan) akan berubah, dan cara pengembangan karir juga akan berbeda dengan masa lalu.

Hanif mencontohkan industri baru berbasis e-commerce seperti gojek, grab dan lainnya, hubungan kerjanya sulit untuk diverifikasi. ILO bahkan menyebutnya sebagai the new form of employment.

 "Jadi mereka menyebut sebagai partner, mitra, tapi juga rasa-rasa pekerja. Mitra rasa pekerja. Pekerja rasa mitra, jadi ga jelas dan perlu pembahasan lebih lanjut " kata Hanif. 

Hanif mengatakan sangat banyak hal mengalami perubahan sebagai dampak perkembangan teknologi informasi massif dan cepat, yang akan merubah semua hal tersebut. 

"Ini PR para praktisi MSDM untuk memastikan agar orang seperti saya punya masa depan. Kalau tak memiliki gagasan atau terobosan untuk mengelola dunia baru yang penuh perubahan ini, terus kita-kita ini bagaimana? Jangan sampai perubahan dunia ini membuat saya tak punya karir," katanya.

Di Indonesia, kata Hanif, tantangan praktisi MSDM cukup besar yakni tak adanya karir terhadap 33 juta pekerja Indonesia. Yang mengkhawatirkan adalah 33 juta pekerja Indonesia terjebak dalam posisi sama di level terbawah di sebuah industri. 

"Ini juga harus diberi perhatian. Ketika tak memiliki karir, maka masa depan generasi berikutnya akan bermasalah. Jika tantangan ini tidak bisa dihadapi, maka di tahun 2020-2030, saat Indonesia mengalami bonus demografi, maka kita akan menghadapi bencana besar, " ujarnya.

Hanif menambahkan pemerintah telah membuat triple skilling (skilling, re-sklinng dan upskilling) untuk memastikan agar warganegara memiliki ketrampilan dan atau kompetensi  sekaligus memiliki kemampuan mengupdate maupun merubahnya dalam waktu tak terlalu lama. 

“Kita harus beri akses dan kesempatan masyarakat untuk merubah skillnya dengan cepat pula. Akses dan mutu people skilling saat ini sedang kita genjot di Kemnaker dan tempat-tempat latihan yang dimiliki pemerintah," katanya.

Hanif menambahkan meski menghadapi banyak tantangan, praktisi MSDM juga diminta bersikap optimistis dan  berpikir positif. Karenanya mari kita terus sambut perubahan ini dengan semangat positif dan penuh optimisme. 

“Revolusi industri memiliki dampak luar biasa. Tetapi percayalah, pada akhirnya manusia akan mampu bertahan memghadapi perubahan yang cepat tersebut,“ ujar Hanif.*** (Editor: Zo)

DATA BERITA TERPOPULER
Ekonom Nasional Tony Prasetiantono Meninggal Dunia
JAKARTA - Ekonom yang juga dosen Fakultas Ekonomika Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogya...
17 Jan 2019
Kepala Bappenas Ungkap Tantangan Industri Manufaktur Indonesia
JAKARTA - Tantangan untuk sektor manufaktur Indonesia adalah meningkatkan nilai tambah dan...
17 Jan 2019
Kementerian ESDM Angkat Bicara Soal Isu Cadangan Minyak
Pemerintah melalui Kementerian ESDM angkat bicara mengenai sindiran calon presiden nomor u...
17 Jan 2019
Menko Darmin Jawab Masalah Isu Defisit Perdagangan
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyatakan bahwa pertumbuhan eko...
17 Jan 2019
Menkeu Ungkap Langkah Pemerintah untuk Menekan Impor Migas
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan terus berupay...
17 Jan 2019
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Pemerintah Masih Lampaui 70 Persen, Infrastruktur Paling Memuaskan
JAKARTA - Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) cukup ...
17 Jan 2019
Menaker Minta Perusahaan Serius Terapkan Manajemen Keselamatan Kerja
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri meminta seluruh perusahaan dalam kegiatan usahany...
17 Jan 2019
Industri Makanan dan Minuman Makin Tumbuh, Kebutuhan Gula Meningkat
JAKARTA - Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor i...
17 Jan 2019
Mendes PDTT Paparkan Pemanfaatan Teknologi Internet untuk Desa Di Forum Techtalk Bali
DENPASAR - Revolusi Industri 4.0 dengan pemanfaatan data, big data dan artifisial intelligence menja...
17 Jan 2019
Wamenkeu Berharap Peran Strategis BPD Lebih Ditingkatkan
JAKARTA - Bank Pemerintah Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Secara umu...
17 Jan 2019