My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Kemenkop Datangkan Pakar dari Belanda untuk Penguatan PLUT Kota Batu
14 Mar 2019

Kemenkop Datangkan Pakar dari Belanda untuk Penguatan PLUT Kota Batu
"Saya berikan pengertian tentang pengusaha. Apa yang diperhatikan, agar usaha itu bisa berjalan. Bisa sukses kemudian kalian bisa merayakannya," kata Knold saat memberikan pelatihan kepada perwakilan daerah se-Jatim - Foto: Surya Malang

JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM RI) mendatangkan pakar dari Belanda, Pakar Programma Uitzending Manager (PUM), Mr Arend Knold, untuk mempersiapkan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (13/3/2019). 

Pihak Kemenkop berharap dengan langkah ini, mendatangkan pakar dari "Negeri Kincir Angin" akan membantu PLUT Kota Batu menjadi mandiri setelah lima tahun memberikan pendampingan.

Dalam kegiatan tersebut, Mr Arend Knold dipercayakan untuk memberikan pembekalan supaya bisa berdampak pada penguatan manajemen, pemasaran, pengemasan kepada konsultan PLUT, pengelola PLUT, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag).

"Saya berikan pengertian tentang pengusaha. Apa yang diperhatikan, agar usaha itu bisa berjalan. Bisa sukses kemudian kalian bisa merayakannya," kata Knold saat memberikan pelatihan kepada perwakilan daerah se-Jatim

Deputi Restrukturisasi Usaha, Ir Abdul Kadir Damanik MM, Asdep pendampingan usaha, Evianti Nasution SH MM dan Kepala Diskumdag, Eko Suhartono, turut hadir di acara yang berlangsung di Jawa Timur tersebut.

“Kita memang tidak mungkin mendampingi selamanya, awalnya kita bilang 3 tahun, ternyata setelah 3 tahun berlalu, daerah masih belum siap, kita tambah 2 tahun, jadi 5 tahun, Alhamdulillah PLUT Kota Batu sudah mulai mandiri,” ujar Abdul Kadir Damanik.

Di sisi lain, Kadir mengatakan meskipun sudah dilepas, Kepala Diskumdag Kota Batu meminta agar kementerian jangan langsung melepas, akan tetapi tetap melakukan pendampingan. Sementara Honor konsultan memang sudah tidak diberikan lagi oleh Kementerian namun anggaran untuk pelatihan tetap diberikan.

Menurut Kadir lagi, saat ini PLUT Kota Batu masih setengah mandiri. Maka itu, dengan mendatangkan pakar ini, diharapkan tahun depan sudah mandiri. Harapan yang sama diungkapkan oleh Eko Suhartono, ia optimis PLUT Kota Batu akan lebih optimal.

“PLUT harus optimal, agar UMKM bisa bergerak di rumah sendiri. PLUT ini berada di tempat strategis, tempat pelatihan dan tempat penjualan. Kita menjadikan PLUT rumah kedua UMKM di era 4.0 ini,” kata Eko merespon positif upaya Kemenkop UKM RI menyiapkan PLUT Kot Batu menjadi mandiri.***

Ekonomi Digital
Kebijakan Ekonomi
DATA BERITA TERPOPULER
Pengusaha Sawit Dukung Pemerintah Gugat Eropa
JAKARTA | KUWERA.ID - Para pengusaha sawit berkumpul dan bertemu Menteri Koordinator Bidang Per...
26 Mar 2019
Tiga Langkah Pemerintah Pacu Pertumbuhan Industri Makanan dan Minuman
JAKARTA | KUWERA.ID - Untuk memacu pertumbuhan industri makanan dan minuman berbasis industri 4.0, p...
26 Mar 2019
Kemenperin Dorong Peningkatan Kemitraan Industri Makanan dan Minuman dengan Petani
JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Perindustrian aktif mendorong para pelaku industri makanan dan min...
26 Mar 2019
Pemerintah Pastikan Tempuh Segala Cara Hadapi Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa
JAKARTA | KUWERA.ID - Pemerintah memastikan tidak akan tinggal diam dengan tindakan Eropa terse...
26 Mar 2019
DPR Dukung Pemerintah Hadapi Uni Eropa Soal Diskriminasi Sawit
Tak ketinggalan, parlemen tanah air pun turun tangan untuk menopang langkah pemerintah. Staf Khusus ...
26 Mar 2019
Di Pameran Dagang Internasional TEI 2019, Pemerintah Beri Tempat Khusus untuk Produk Lokal
JAKARTA | KUWERA.ID - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan meluncurkan gelaran ke-34 pameran d...
25 Mar 2019
Soal Sawit, Pemerintah Tegaskan Siap Melawan Eropa
JAKARTA | KUWERA.ID - Persoalan sawit nasional yang mendapatkan perlakuan diskriminatif oleh Uni Ero...
25 Mar 2019
Perluas Pasar Ekspor, Indonesia Kembali Adakan Pameran Dagang Internasional
JAKARTA | KUWERA.ID - Dalam waktu dekat, akan berlangsung pameran dagang skala internasional terbesa...
25 Mar 2019
Jadi Lumbung Padi Nasional, Kementan Dorong Indramayu Mampu Capai 1,8 juta Ton Gabah
INDRAMAYU | KUWERA.ID - Indramayu yang selama ini terkenal sebagai lumbung padi nasional, masih jadi...
25 Mar 2019
Temui Nelayan Demak, Menko Darmin Ingin Petani Garam Juga Dapat Perhatian
DEMAK | KUWERA.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan secara panja...
25 Mar 2019