My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Kemenkop-UKM Rangkul Penyedia Aplikasi Keuangan Digital untuk UKM
14 Mar 2019

Kemenkop-UKM Rangkul Penyedia Aplikasi Keuangan Digital untuk UKM
Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kemenkop- UKM, Victoria Simanungkalit mengungkapkan, pemanfaatan teknologi digital agar koperasi dan UKM tidak ketinggalan terhadap persaingan bisnis global, sekaligus memperkuat sumberdaya manusia (SDM).

SOLO | KUWERA.ID - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) akhirnya mengikat kerja sama dengan PT Solusi Cerdas Otomasi Usaha Terbaik (SCOUT), Rabu (13/3/2019). Pasalnya, SCOUT selama ini terkenal sebagai penyedia aplikasi keuangan digital (Kendi).

Kemenkop berharap, dengan kerja sama itu akan lebih membantu UKM. Lantaran aplikasi digital dinilai dapat diharapkan untuk mendorong laporan keuangan UKM terekam dengan baik.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kemenkop- UKM, Victoria Simanungkalit mengungkapkan, pemanfaatan teknologi digital agar koperasi dan UKM tidak ketinggalan terhadap persaingan bisnis global, sekaligus memperkuat sumberdaya manusia (SDM). Dengan tekonologi, pelaku UKM diharapkan dapat cepat merespon, mengevaluasi, dan mengantipasi. 

“Untuk itu, kami mencoba memperkuat SDM koperasi dan UKM agar mereka semakin ramah memanfaatkan teknologi,” kata Victoria usai penandatangan MoU penggunaan aplikasi keuangan digital Kendi bagi koperasi dan UKM yang digelar di Solo.

Penguatan SDM itu antara lain dengan mendorong penggunaan aplikasi digital yang semakin memudahkan berbisnis. Baik aplikasi dalam hal administrasi keuangan atau pemasaran. “Salah satu yang kami kerjasamakan adalah keuangan digital, yang digagas dengan Kendi,” terangnya. 

Tujuannya agar bisnis koperasi dan UKM semakin profesional dan efisien. Sebab dengan penggunaan aplikasi digital, mereka secara tidak sadar dididik membuat laporan pembukuan dengan baik. Sehingga perkembangan bisnisnya terekam dengan baik, sekaligus dapat menilai dan mengevaluasi guna memperbaiki kekurangan kekurangannya.

Selama ini, salah satu kendala UKM adalah membuat laporan keuangan dengan baik. Harapannya memudahkan UKM lebih dekat dengan perbankan. Sebab laporan keuangan menjadi salah dasar pengajuan kredit ke bank. Selama ini, UKM banyak yang tidak bisa mengakses pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) karena laporan keuangan tak tercatat dengan baik. Penggunaan aplikasi digital karena UKM kini telah ramah dengan handphone android. Sehingga penggunaan internet didorong untuk mendukung perkembangan bisnis yang digeluti.

Chief Executive Officer Kendi, Pietra Sarosa mengemukakan, aplikasi Kendi dikembangkan sebagai solusi untuk masalah literasi keuangan dan akses permodalan UKM. Kendi merupakan platform Inovasi keuangan digital modern untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang untuk pertama kalinya di Indonesia menggabungkan sistem Point-of-Sale / kasir, P2P Funding, dan teknologi Blockchain. 

“Aplikasi ini menyediakan fasilitas pencatatan transaksi layaknya fungsi mesin kasir, pelaporan dan analisis keuangan, pendanaan, serta audit bisnis transparan untuk meningkatkan skala bisnis UMKM Indonesia,” tandas Pietra Sarosa.

Sebagai platform digital yang berfokus pada UMKM, Kendi selalu berupaya mendesain aplikasi sesuai dengan kebutuhan mendasar mereka. Beberapa feature Kendi antara lain mudah penggunaan agar UMKM dapat melakukan input data dengan prinsip satu tangan. Pelaku UMKM tidak harus membuat laporan keuangan sendiri karena aplikasi Kendi dapat langsung membuatkan laporan keuangan dengan lengkap untuk kegiatan transaksi, laporan laba rugi, manajemen inventorisasi, piutang dan lainnya. Pemberi pinjaman atau financier dapat melihat data secara jelas, sehingga kepercayaan antara UMKM dan lender dapat terbangun.***

Ekonomi Digital
Infrastruktur
Investasi
DATA BERITA TERPOPULER
Gubernur NTB: PT Inalum Siap Garap Emas di Dompu
MATARAM | KUWERA.ID - PT. Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dikabarkan sudah menyatakan kesiapanny...
26 Mar 2019
Miliki 1,38 Ton Emas, Kementerian LHK Beri Izin Eksplorasi Dompu
MATARAM | KUWERA.ID - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) telah mengeluarkan Izin ...
26 Mar 2019
Pengusaha Sawit Dukung Pemerintah Gugat Eropa
JAKARTA | KUWERA.ID - Para pengusaha sawit berkumpul dan bertemu Menteri Koordinator Bidang Per...
26 Mar 2019
Tiga Langkah Pemerintah Pacu Pertumbuhan Industri Makanan dan Minuman
JAKARTA | KUWERA.ID - Untuk memacu pertumbuhan industri makanan dan minuman berbasis industri 4.0, p...
26 Mar 2019
Kemenperin Dorong Peningkatan Kemitraan Industri Makanan dan Minuman dengan Petani
JAKARTA | KUWERA.ID - Kementerian Perindustrian aktif mendorong para pelaku industri makanan dan min...
26 Mar 2019
Pemerintah Pastikan Tempuh Segala Cara Hadapi Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa
JAKARTA | KUWERA.ID - Pemerintah memastikan tidak akan tinggal diam dengan tindakan Eropa terse...
26 Mar 2019
DPR Dukung Pemerintah Hadapi Uni Eropa Soal Diskriminasi Sawit
Tak ketinggalan, parlemen tanah air pun turun tangan untuk menopang langkah pemerintah. Staf Khusus ...
26 Mar 2019
Di Pameran Dagang Internasional TEI 2019, Pemerintah Beri Tempat Khusus untuk Produk Lokal
JAKARTA | KUWERA.ID - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan meluncurkan gelaran ke-34 pameran d...
25 Mar 2019
Soal Sawit, Pemerintah Tegaskan Siap Melawan Eropa
JAKARTA | KUWERA.ID - Persoalan sawit nasional yang mendapatkan perlakuan diskriminatif oleh Uni Ero...
25 Mar 2019
Perluas Pasar Ekspor, Indonesia Kembali Adakan Pameran Dagang Internasional
JAKARTA | KUWERA.ID - Dalam waktu dekat, akan berlangsung pameran dagang skala internasional terbesa...
25 Mar 2019