My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Darmin Nasution membeberkan di tengah persoalan ekonomi dunia, masih ada peluang baik seperti ekonomi digital yang justru meningkat pesat. | Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) soal pertumbuhan ekonomi 2018 mendapatkan respons positif dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). | BPS merilis ekonomi Indonesia tumbuh 5,17% sepanjang 2018. | Jokowi menilai, angka pertumbuhan 5,17% itu lebih baik jika dibandingkan negara-negara lain anggota G20. | Kepala BPS Suhariyanto mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 sebesar 5,17%.  | Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai Indonesia masih memiliki peluang di tengah bergulirnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China. | Indonesia sendiri memiliki fundamental ekonomi yang kuat dalam menghadapi situasi global saat ini.  | Indonesia telah masuk zona aman investasi sejak 20 tahun lalu, yakni setelah berakhirnya Orde Baru dan dimulainya masa Reformasi.  | Sebagai negara dengan kondisi geopolitik yang cukup stabil, Indonesia kini semakin diincar oleh investor asing | Indonesia kini memperoleh status layak investasi atau investment grade dari ketiga lembaga pemeringkat internasional, yakni S&P, Moody's, dan Fitch. | Indonesia sedang dipandang sebagai salah satu negara yang serius dalam mengembangkan ekonomi digital. | Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melihat Asia Tenggara terutama Indonesia bisa menjadi ground untuk digital economy | Indonesia masih menjadi daya tarik untuk investasi industri berbasis elektronika, garmen, alas kaki, serta makanan dan minuman |

Gubernur BI Ungkap Perkembangan Dampak Perang Dagang AS vs China
12 Jun 2019

Gubernur BI Ungkap Perkembangan Dampak Perang Dagang AS vs China
"Di kuartal IV tahun lalu investasi yang masuk ke Indonesia US$ 10,5 miliar, pada kuartal I tahun ini jadi US$ 5,4 miliar, ini karena ketidakpastian dampak dari perang dagang," kata Perry di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

KUWERA.ID | JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dan Cina hingga saat ini masih bersitegang di sektor perdagangan. Belum ada titik temu kedua negara adidaya tersebut akan berdamai. 

Perang dagang ini disebut-sebut akan mempengaruhi modal asing ke negara-negara di dunia termasuk ke Indonesia. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan perang dagang turut mempengaruhi investasi di negara berkembang termasuk Indonesia. 

Dia menjelaskan pada kuartal I 2019 saja terjadi penurunan arus investasi atau portofolio asing yang masuk ke Indonesia.

"Di kuartal IV tahun lalu investasi yang masuk ke Indonesia US$ 10,5 miliar, pada kuartal I tahun ini jadi US$ 5,4 miliar, ini karena ketidakpastian dampak dari perang dagang," kata Perry di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Dia menyampaikan masih ada peluang untuk investasi asing agar masuk ke Indonesia. Hal ini karena daya tarik untuk negara berkembang seperti Indonesia masih sangat tinggi, sepanjang imbal hasil surat berharga negara yang menarik dan risiko yang terjaga.

Perry menyampaikan penurunan penanaman modal asing (PMA) juga sempat terjadi di Jepang pada era 80an. Saat itu ada perang dagang antara AS dan Jepang, kemudian ada relokasi industri dari Jepang ke kawasan di Asia Tenggara.

Menurut dia juga ada potensi relokasi industri dari Cina ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. "Seperti yang sudah disampaikan bu Menteri, bagaimana kita meningkatkan daya saing, perbaikan iklim investasi, manufaktur dan kebijakan yang baik untuk menarik dan memanfaatkan peluang modal asing yang masuk ke Indonesia," imbuh dia.*** (Sumber: Detik Finance)

Keuangan
DATA BERITA TERPOPULER
Mewabahnya Penyakit Gugur Daun Karet, Pemerintah Beri Perhatian Ekstra
JAKARTA - Pemerintah menaruh perhatian pada mewabahnya penyakit Gugur Daun Karet yang disebabkan ole...
25 Jul 2019
Menko Darmin: Pejabat Kemenko Perekonomian Harus Penuh Inisiatif dan Kreativitas
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution melantik 2 (dua) Pejabat Pimpinan...
25 Jul 2019
Harapan Menko Darmin, Tiket Pesawat Bisa Murah Setiap Hari
JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, belum lama ini kembali mengge...
24 Jul 2019
Sri Mulyani: Dana Pendidikan Naik 39 Persen dalam 5 Tahun
JAKARTA  -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengalokasikan&nbs...
24 Jul 2019
Pemerintah Siapkan Harga Murah untuk Paket Tiket Pesawat-Hotel
JAKARTA - Pemerintah tengah berencana menerapkan kebijakan paket perjalanan murah bagi masyarak...
24 Jul 2019
Menteri LHK: Pemerintah Serius Tangani Kerusakan Lingkungan yang Sudah Lama Tak Tertangani
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan, pemerintahan Pr...
24 Jul 2019
Proyek Infrastruktur Dongkrak Bisnis Properti
JAKARTA - Pembangunan infrastruktur transportasi dinilai ikut mendongkrak bisnis properti di Ta...
24 Jul 2019
Kemenperin Pacu Kontribusi Industri Manufaktur terhadap Perekonomian
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan produktivitas di s...
23 Jul 2019
Kemendag Usut Penyebab Hambatan Tarif Ekspor ke Tiongkok
SHANGHAI - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menindaklanjuti laporan pengusaha Indonesia di Ti...
23 Jul 2019
Kemenkop Sahkan Badan Hukum 12 Ribu Lebih Koperasi Via Online
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) mengapresiasi Fakultas Hukum Universitas Dipon...
23 Jul 2019