My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Bulog akan Buat Inovasi Beras Kemasan Ringan untuk Masyarakat
10 Mei 2018

Bulog akan Buat Inovasi Beras Kemasan Ringan untuk Masyarakat


KUWERA – Badan Urusan Logistik (Bulog) akan membuat terobosan model konsumsi pangan yang sederhana dan ditujukan khusus kepada masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah. Inovasi itu adalah beras kemasan jinjing atau renceng.

Keinginan tersebut dikemukakan Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Budi Waseso, di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

“Saya berencana membuat beras kemasan-kemasan. Mungkin saya akan mengusulkan membuat beras renceng isinya 200 gram,” ujar Budi Waseso.

Menyoal harga rencana inovasi beras kemasan atau renceng tersebut, Budi Waseso mengungkapkan, tentu disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Beras renceng yang berisikan 200 gram itu mungkin akan dipatok dengan harga berkisar Rp 2.000 pers sachet,” kata Budi Waseso.

Sedangkan terkait penjualan beras kemasan atau renceng nantinya. Budi Waseso mengungkapkan, akan dipasarkan di seluruh retail milik BUMN dan tempat perdagangan umum.

Saat ini, ide terobosan pembuatan beras kemasan atau renceng tersebut sedang dilakukan penelitian dan kajian untuk diketahui kemanfaatannya. Ide Budi Waseso untuk meluncurkan beras kemasan atau renceng itu diharapkan mendapatkan persetujuan juga dari Presiden Joko Widodo.

Selain itu juga, ucap Budi Waseso, harus bekerja sama juga dengan kementerian lain yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kemenko Perekonomian dan Satgas Pangan. Sejak dilantik 27 April lalu, Budi Waseso juga pernah melontarkan ide pembuatan kopi jenderal. (hsr)

DATA BERITA TERPOPULER
Ekonom Nasional Tony Prasetiantono Meninggal Dunia
JAKARTA - Ekonom yang juga dosen Fakultas Ekonomika Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogya...
17 Jan 2019
Kepala Bappenas Ungkap Tantangan Industri Manufaktur Indonesia
JAKARTA - Tantangan untuk sektor manufaktur Indonesia adalah meningkatkan nilai tambah dan...
17 Jan 2019
Kementerian ESDM Angkat Bicara Soal Isu Cadangan Minyak
Pemerintah melalui Kementerian ESDM angkat bicara mengenai sindiran calon presiden nomor u...
17 Jan 2019
Menko Darmin Jawab Masalah Isu Defisit Perdagangan
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyatakan bahwa pertumbuhan eko...
17 Jan 2019
Menkeu Ungkap Langkah Pemerintah untuk Menekan Impor Migas
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan terus berupay...
17 Jan 2019
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Pemerintah Masih Lampaui 70 Persen, Infrastruktur Paling Memuaskan
JAKARTA - Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) cukup ...
17 Jan 2019
Menaker Minta Perusahaan Serius Terapkan Manajemen Keselamatan Kerja
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri meminta seluruh perusahaan dalam kegiatan usahany...
17 Jan 2019
Industri Makanan dan Minuman Makin Tumbuh, Kebutuhan Gula Meningkat
JAKARTA - Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor i...
17 Jan 2019
Mendes PDTT Paparkan Pemanfaatan Teknologi Internet untuk Desa Di Forum Techtalk Bali
DENPASAR - Revolusi Industri 4.0 dengan pemanfaatan data, big data dan artifisial intelligence menja...
17 Jan 2019
Wamenkeu Berharap Peran Strategis BPD Lebih Ditingkatkan
JAKARTA - Bank Pemerintah Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Secara umu...
17 Jan 2019