My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

Mengintip Peluang Usaha Jelang Hari Raya Kurban
6 Aug 2018

Mengintip Peluang Usaha Jelang Hari Raya Kurban


JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Adha ada banyak peluang bisnis yang bisa Anda jajal karena menjanjikan keuntungan besar. Hari Raya yang juga terkenal dengan Hari Raya Kurban tersebut saban tahun menjadi momen bagi banyak orang untuk menjalankan berbagai usaha, selain menjual hewan ternak untuk kurban, juga ada beberapa lainnya.

Berikut beberapa bisnis yang bisa Anda coba:

Hewan kurban

Menjual hewan kurban terbilang sebagai bisnis paling menjanjikan karena dapat dipastikan akan sangat banyak orang mencari hewan kurban. Semakin bagus kualitas hewan kurban, makin diburu oleh para pembeli, sekaligus semakin menjanjikan keuntungan bagi penjualnya. 

Namun disarankan, melansir HaloMoney.co.id, agar hewan kurban yang dijual mestilah hewan ternak tidak boleh sakit, cacat, atau dalam masa melahirkan lantaran ada aturan Islam yang tidak memperbolehkan hewan dengan kondisi tersebut dikurbankan. 

Bisnis hewan kurban juga membutuhkan modal tidak sedikit, sebab untuk kambing saja bisa mencapai harga Rp 2-3 juta per ekornya. Sedangkan sapi dan kerbau bisa mencapai Rp 20-30 juta per ekor. Namun untuk terjun ke bisnis ini mesti memastikan punya lahan kosong yang bisa dipakai agar dapat menampung hewan kurban. Atau, jika tidak, Anda dapat menjadi broker atau orang yang memasarkan hewan kurban. Jadi, Anda bisa membantu mempertemukan penjual hewan ternak dengan calon pembeli.

Masak-memasak hingga bumbu masakan

Jika Anda memiliki kemampuan memasak, bisa Anda manfaatkan keahlian itu untuk dijadikan bisnis rumahan yang menjanjikan. Anda bisa menyediakan bumbu masak siap pakai untuk olahan daging kurban, seperti bumbu sate, tongseng, gulai, rendang, dan lain sebagainya. Kebanyakan ibu rumah tangga tak mau ambil pusing membuat bumbu sendiri, sehingga ide berjualan bumbu masak siap pakai ini pasti akan laris manis.

Disarankan agar Anda menerapkan sistem PO alias pre-order untuk jualan bumbu masak siap pakai karena bahan-bahan untuk meracik bumbu tersebut haruslah segar. Pasalnya bumbu tak akan bertahan lama meski dimasukkan dalam lemari pendingin. Berbeda dengan bumbu kemasan berbahan pengawet yang bisa tahan hingga berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

 

Peralatan sate

Biasanya 1-2 minggu sebelum Hari Raya Idul Adha, Anda tak hanya melihat penjual hewan kurban di pinggir jalan atau trotoar, tapi juga akan melihat penjual peralatan sate seperti arang atau batok kelapa, tusuk sate, serta alat pemanggang atau alat bakaran sate. Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia ketika Hari Raya Idul Adha tiba, kita akan mengolah daging kurban, terutama kambing menjadi sate.

Perlengkapan ibadah dan baju muslim

Selain hewan kurban, bisnis yang menjanjikan menjelang Idul Adha adalah perlengkapan ibadah dan baju muslim untuk keperluan salat Idul Adha. Anda bisa menjual segala macam perlengkapan ibadah atau keperluan salat mulai dari sajadah, mukena, sarung, dan kopiah. Sedangkan untuk baju muslim, Anda bisa menjual baju muslim keluarga yang memiliki warna seragam.

Baju muslim keluarga lebih laku di pasaran karena menawarkan harga paket yang lebih murah. Misalkan, ada paket untuk keluarga dengan 4 anggota , yaitu 1 baju koko untuk suami, 1 gamis untuk istri, dan 2 baju koko untuk anak laki-laki atau 2 gamis untuk anak perempuan. Sebelum menjual perlengkapan ibadah dan baju muslim, sebaiknya Anda sudah melakukan survei model baju yang sedang tren.*** (Editor: Zo)

 

Pemberdayaan Ekonomi
DATA BERITA TERPOPULER
Ekonom Nasional Tony Prasetiantono Meninggal Dunia
JAKARTA - Ekonom yang juga dosen Fakultas Ekonomika Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogya...
17 Jan 2019
Kepala Bappenas Ungkap Tantangan Industri Manufaktur Indonesia
JAKARTA - Tantangan untuk sektor manufaktur Indonesia adalah meningkatkan nilai tambah dan...
17 Jan 2019
Kementerian ESDM Angkat Bicara Soal Isu Cadangan Minyak
Pemerintah melalui Kementerian ESDM angkat bicara mengenai sindiran calon presiden nomor u...
17 Jan 2019
Menko Darmin Jawab Masalah Isu Defisit Perdagangan
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyatakan bahwa pertumbuhan eko...
17 Jan 2019
Menkeu Ungkap Langkah Pemerintah untuk Menekan Impor Migas
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan terus berupay...
17 Jan 2019
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Pemerintah Masih Lampaui 70 Persen, Infrastruktur Paling Memuaskan
JAKARTA - Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) cukup ...
17 Jan 2019
Menaker Minta Perusahaan Serius Terapkan Manajemen Keselamatan Kerja
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri meminta seluruh perusahaan dalam kegiatan usahany...
17 Jan 2019
Industri Makanan dan Minuman Makin Tumbuh, Kebutuhan Gula Meningkat
JAKARTA - Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor i...
17 Jan 2019
Mendes PDTT Paparkan Pemanfaatan Teknologi Internet untuk Desa Di Forum Techtalk Bali
DENPASAR - Revolusi Industri 4.0 dengan pemanfaatan data, big data dan artifisial intelligence menja...
17 Jan 2019
Wamenkeu Berharap Peran Strategis BPD Lebih Ditingkatkan
JAKARTA - Bank Pemerintah Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Secara umu...
17 Jan 2019