My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

`
Layanan Telekomunikasi di Sulteng Mulai Pulih
Selasa, 2 Oktober 2018

Layanan Telekomunikasi di Sulteng Mulai Pulih





PALU - Setelah persoalan layanan telekomunikasi sempat menjadi keluhan sejak terjadinya gempa di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melaporkan adanya perkembangan positif. Pihaknya telah melaksanakan proses pemulihan layanan telekomunikasi tersebut sejak hari pertama bencana itu terjadi.

Dilaporkan Ferdinandus Setu, Juru Bicara Kemenkominfo, Senin (1/10/2018), proses pemulihan terus berjalan. Setidaknya telah ada 1.728 base transceiver station (BTS) telah beroperasi bahkan sejak terkena bencana terjadi.

Sedangkan soal angka BTS yang belum beroperasi, menurut Ferdinandus, masih dalam tahap pendataan di tingkat operator. Namun dia juga memastikan bahwa 1.728 BTS 2G, 3G dan 4G dari jaringan Telkomsel, Indosat, serta XL kini sudah beroperasi. Jadi, meskipun belum pulih total namun layanan telekomunikasi tersebut dipastikannya telah berangsur pulih.

"Yang sudah beroperasi 1.728 BTS," kata jubir Kemenkominfo tersebut. Sedangkan terkait sebagian besar BTS belum beroperasi karena terputusnya pasokan listrik.

Tak hanya itu, akses untuk menyediakan genset pun masih terkendala akses karena jalan tertutup reruntuhan bangunan. Meskipun begitu, kata dia, pihak Kominfo dan operator sudah mengambil beberapa langkah untuk menjawab masalah itu.

Di antara langkah yang sudah diambil, kata dia, menambah personel agar distribusi genset bisa dipercepat seperti dalam proses memulihkan layanan di Palopo dan Poso.

Melansir Tempo.co, sebagian kecil BTS, menurut Ferdinandus rusak akibat gempa dan tsunami. Dia menyebut belum bisa mendapatkan data berapa jumlah BTS yang rusak pascabencana. "Itu jadi salah satu kendala karena menuju ke sana membutuhkan waktu," katanya.

Untuk membantu pemulihan layanan telekomunikasi, Kominfo telah menyediakan 31 unit telepon satelit dan tambahan 50 unit yang direlokasi dari Lombok ke posko-posko setempat. Lalu, dua perangkat satelit VSAT dari Badan Aksesibilitas, Telekomunikasi dan Informasi serta Lintasarta.

"Kementerian Kominfo pagi tadi juga sudah melakukan pemasangan 2 perangkat internet satelit berupa VSAT BAKTI-Lintasarta di Posko Utama Korem Tadulako & Posko Media Bakti Kominfo Rujab Gubernur Siranindi," kata Ferdinandus terkait kondisi pasca bencana gempa dan tsunami.*** (Editor: Zo)

KABAR RILIS TERPOPULER
Hampir Empat Tahun, Ekspor Peternakan Capai Rp 30,15 Triliun
JAKARTA - Kementerian Pertanian masih menunjukkan usaha keras untuk mewujudkan Indonesia menjadi lum...
15 Nov 2018
Jelang Pertemuan ASEAN-Rusia, Vladimir Putin Ingin Bertemu Jokowi Lagi
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan ketertarikan untuk dapat bertemu dengan Presiden...
9 Nov 2018
Jokowi Bagi 3 Ribu Sertifikat di Tegal dan Ingatkan Bahaya Politikus Genderuwo
SLAWI - Jumat (9/11), Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Tengah untuk kunjungan kerja. Pemba...
9 Nov 2018
Riset Sakernas 2018: Lapangan Kerja Sektor Jasa Terus Meningkat
JAKARTA – "Proporsi lapangan kerja sektor jasa terus meningkat," papar Menteri ...
9 Nov 2018
Kementerian LHK Kembangkan Industri Sutera Nasional Melalui Perhutanan Sosial
JAKARTA - Sebagai produsen sutera ke-9 di dunia, Indonesia memiliki potensi budidaya sutera alam yan...
7 Nov 2018
Empat Kementerian Bantu Nelayan untuk Berhemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan
JAKARTA -  Empat kementerian dalam koordinasi dengan Kemenko Kemaritiman seperti Kementerian En...
30 Okt 2018
Saat PM Lee Menyambut Ma'ruf Amin dengan Sapaan "Pak Kiai" di Istana Singapura 
SINGAPURA - Prof Dr KH Ma'ruf Amin bertemu Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, di I...
16 Okt 2018
Telkom Paparkan Strategi Indonesia Menuju Global Digital Hub di Indonesia Pavilion
NUSA DUA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam memastikan peme...
15 Okt 2018
Deputi Percepatan Infrastruktur Beberkan Hasil Proyek Strategis Nasional
JAKARTA - Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan investasi proyek, pemerintah mengalokasikan dana sebes...
10 Okt 2018
Hari Pertama Acara IMF - World Bank, Luhut Ajak Elite Lembaga Dunia ke Lokasi Bencana
LOMBOK BARAT - Pada hari pertama rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-WBG, Senin (8/10/2018) Menko K...
9 Okt 2018