My Location: (Showing)
Search
Logo Kuwera.ID
Cina Ingin Beli 2 Juta Ton Produksi Kelapa Sawit Indonesia | BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,06 Persen Tertinggi Sejak 2015 | Pemerintah Upayakan Cara Terbaik Pembebasan Tanah untuk Infrastruktur | OJK Minta Keuangan Syariah Manfaatkan Teknologi Digital | Cadangan Devisa Indonesia Akhir April Sebesar 124,9 Miliar USD | Presiden Jokowi meminta masyarakat membantu mengangkat Asian Games 2018 | Tidak kurang dari 157 ribu personel gabungan siap mengamankan arus mudik Lebaran 2018 |

`
Menteri Rini Ikut Panen Raya di Yogyakarta
Selasa, 8 Mei 2018

Menteri Rini Ikut Panen Raya di Yogyakarta





SIARAN PERS

Nomor: PR-55/S.MBU.3.3/5/2018

Bagian Humas dan Protokol Gedung Kementerian BUMN Lantai 3

Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110

Telepon (021) 29935678, Faksimile (021) 29935775

 

Dorong Stabilisasi Harga Pangan, Menteri Rini Ikut Panen Raya dan Serap Gabah di Yogyakarta

BANTUL, 5 Mei 2018 – Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milk Negara (BUMN) terus mendorong stabilisasi harga pangan dan perbaikan kesejahteraan petani. Kali ini, Menteri Rini mengikuti kegiatan panen raya dan serap gabah bersama para petani di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (5/5/2018).

Secara Simbolis, Menteri Rini mengikuti panen raya bersama 200 petani di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Imogiri Bantul, Kabupaten Bantul di atas luas lahan panen sebesar 21 hektare (ha) dengan penyerapan gabah sebanyak 210 ton. Para petani Kebonagung merupakan Kelompok Tani Ngudi Madya binaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/Bank BRI. Jenis padi yang ditanam merupakan jenis padi organik yang telah mendapatkan sertifikasi.

Setelah mengikuti kegiatan panen bersama, Menteri Rini juga menyaksikan acara “Serap Gabah” yaitu kegiatan pembelian gabah hasil panen petani. Program “Serap Gabah” ini mengutamakan pembelian gabah pada harga pasar untuk para petani yang telah menjadi debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI dan pemegang Kartu Tani BRI.

Sementara untuk pembeli hasil panen, Bank BRI bersinergi dengan PT Pertani (Persero) membeli gabah kering dengan harga ditetapkan sebesar Rp5.700,- per kilogram (kg) .

Menteri Rini menyatakan, pemerintah terus memberikan dukungannya bagi kesejahteraan petani melalui peran serta BUMN dalam program “Serap Gabah” yaitu kegiatan pembelian gabah langsung dari petani dengan tujuan menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Dengan begitu, petani bisa mendapatkan penghasilan yang cukup dan bisa menikmati hasil. Sehingga pada akhirnya bisa memberi kesejahteraan bagi petani dan keluarganya," kata Menteri Rini.

Bank BRI mencatat, sejak program tersebut dicanangkan pada 20 Maret 2018, sinergi BRI dengan BUMN Pangan telah menyerap gabah di Provinsi DIY Yogyakarta dan Jawa Tengah sebesar total 639 ton yang di peroleh dari Karanganyar sebesar 225 ton, dari Sragen sebanyak 168 ton, dari Klaten sebanyak 36 ton dan dari Bantul sebanyak 210 ton.

Untuk wilayah Bantul, petani di kawasan ini telah mendapatkan KUR BRI dengan rata-rata sebesar Rp 10,5 –12,5 juta/ha untuk budidaya tanaman padi.

Secara keseluruhan, Bank BRI telah menyalurkan KUR kepada petani padi pemilik Kartu Tani di Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan total plafon sebesar Rp 1,6 triliun.

Selain mendapat jaminan dalam penyerapan hasil panen, petani juga mendapat jaminan melalui asuransi lahan dan asuransi kecelakaan kepada petani.

KABAR RILIS TERPOPULER
Jelang Pertemuan ASEAN-Rusia, Vladimir Putin Ingin Bertemu Jokowi Lagi
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan ketertarikan untuk dapat bertemu dengan Presiden...
9 Nov 2018
Jokowi Bagi 3 Ribu Sertifikat di Tegal dan Ingatkan Bahaya Politikus Genderuwo
SLAWI - Jumat (9/11), Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Tengah untuk kunjungan kerja. Pemba...
9 Nov 2018
Riset Sakernas 2018: Lapangan Kerja Sektor Jasa Terus Meningkat
JAKARTA – "Proporsi lapangan kerja sektor jasa terus meningkat," papar Menteri ...
9 Nov 2018
Kementerian LHK Kembangkan Industri Sutera Nasional Melalui Perhutanan Sosial
JAKARTA - Sebagai produsen sutera ke-9 di dunia, Indonesia memiliki potensi budidaya sutera alam yan...
7 Nov 2018
Empat Kementerian Bantu Nelayan untuk Berhemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan
JAKARTA -  Empat kementerian dalam koordinasi dengan Kemenko Kemaritiman seperti Kementerian En...
30 Okt 2018
Saat PM Lee Menyambut Ma'ruf Amin dengan Sapaan "Pak Kiai" di Istana Singapura 
SINGAPURA - Prof Dr KH Ma'ruf Amin bertemu Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, di I...
16 Okt 2018
Telkom Paparkan Strategi Indonesia Menuju Global Digital Hub di Indonesia Pavilion
NUSA DUA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam memastikan peme...
15 Okt 2018
Deputi Percepatan Infrastruktur Beberkan Hasil Proyek Strategis Nasional
JAKARTA - Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan investasi proyek, pemerintah mengalokasikan dana sebes...
10 Okt 2018
Hari Pertama Acara IMF - World Bank, Luhut Ajak Elite Lembaga Dunia ke Lokasi Bencana
LOMBOK BARAT - Pada hari pertama rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-WBG, Senin (8/10/2018) Menko K...
9 Okt 2018
Di Nusa Dua, Menteri Darmin Akui Peran Parlemen Dibutuhkan Pemerintah
NUSA DUA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berbicara tentang pentingnya pera...
8 Okt 2018